OUR TEAM


Our Experts

SOREC memiliki tenaga ahli yang berkompeten di bidangnya.

Facilisis ullamcorper sit sodales nec volutpat. Mattis nunc natoque rhoncus porttitor justo vel.

Dr. Kuskridho Ambardi

Kuskridho Ambardi, dikenal juga dengan nama Dodi Ambardi, menyelesaikan studi doktoralnya tahun 2008 di Department of Political Science, the Ohio State University, Amerika Serikat. Sempat menjadi anggota Dewan Riset Nasional selama dua periode sampai 2021, dan memimpin Lembaga Survei Indonesia selama 10 tahun (2010-2019). Selain menulis kolom di berbagai media, khususnya Majalah Tempo, dia menerbitkan buku Mengungkap Politik Kartel (Kepustakaan Gramedia, 2009) yang merupakan terjemahan disertasinya. Bersama Saiful Mujadi dan R William Liddle, dia menerbitkan buku Kuasa Rakyat: Analisis Perilaku Pemilih Indonesia (Mizan, 2012), dan Voting Behavior in Indonesia: Critical Democrat (Cambridge University Press, 2018). Minat risetnya berada di wilayah sosiologi politik yang merangkum isu-isu pembelahan sosial masyarakat dan translasi politiknya, trend perilaku elite sosial dan elite politik; dan wilayah sosiologi media yang merangkum basis sosial industri media dan profesi jurnalisme serta perubahannya di era digital.

Dr. Andreas Budi Widyanta

A.B. Widyanta menyelesaikan studi doktoral dengan disertasi bertajuk: “From Grassroots Activism to Managerialism: The Power of Post-authoritarian Indonesian NGOs in the Vortex of Neoliberal Governmentality” pada Departemen Sosiologi, FISIPOL, Universitas Gadjah Mada. Dari universitas yang sama, ia meraih gelar master (2013) dengan tesis berjudul: "Ecosocialism: Reinventing Ernst Friedrich Schumacher’s Thought on Political Economy of the Environment”, dan meraih gelar sarjana (2001) dengan skripsi bertitel: “George Simmel: Cultural Sociology and the Problems of Modernity”. Ia mengajar mata kuliah: Teori Sosiologi Modern, Teori Sosiologi Kontemporer, Sosiologi Lingkungan, dan Sosiologi Budaya. Dalam bingkai perspektif ekonomi politik kritis dan pedagogi kritis, ia menekuni minat kajian terkait isu-isu advokasi sosial, gerakan sosial dan lingkungan, NGOs, dan kajian budaya. Selama lima tahun terakhir, selain terlibat dalam kerja-kerja penelitian pada Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan UGM, ia juga aktif sebagai panel ahli Institute for Research and Empowerment (IRE) dan gerakan Critical Pedagogy for Future Indonesia (CPI). Dua karya terbarunya: Menegosiasikan Batas-Batas: Orkestrasi Inisiatif dan Praksis Lanskap Berkelanjutan “Kelola Sendang” Indonesia (2020); Arah Tatanan Indonesia Baru dari Desa (2020).

Our Team

Gregorius Ragil Wibawanto, MAPS.

Dian Puspita, M.A.

Hartmantyo Pradigto Utomo, M.A.

Fariz Azhami Ahmad, S.Sos.

Fristania Aurellia Karindra

Nida Latifatul Aulia